Lompat ke konten

perdamaian

BINTANG REDUP

Oleh: Dinda Azzahra *** Setiap pagi matahari terbit, semakin naik ke ufuk menandakan siang hari hingga tibalah malam hari dengan bulan dan bintangnya. Tangisan bayi itu terdengar di Desa Mekar Indah. Seorang gadis remaja berusia… 

Refleksi Hari Toleransi Internasional: Bedah Buku PELITA “Merayakan Perbedaan” Didiskusikan

“Beragama itu seperti Bola,” Tandas Dr. Siti Fatimah, M. Hum menerangkan. Pameo yang ia kutip bersumber dari seorang Pemikir Islam Kontemporer, Sayyed Hussein Nasr. Terdapat beberapa tingkatan kehidupan manusia dalam beragama: sejak maqom syariat, tarikat dan hakikat. Ketiganya saling terhubung seperti titik-titik jejaring dalam sebuah Bola. Titik terakhir yang menjadi pancaran (pusat) adalah Tuhan.    

Pertemuan Bulanan ke-31, Ulang Tahun PELITA ke-4 dan Penetapan Kepengurusan Baru

6 November 2015. Pada sore hari, saat mentari telah terbenam dan langit redup karena cuaca mendung. Tentu hal ini tidak menghalangi orang-orang yang hendak berdatangan dalam acara “pertemuan bulanan pelita”. Pertemuan bulanan kali ini bertempat di SMA Santa Maria Cirebon. Disambut dengan senyum manis biarawati yang mengarahkan setiap peserta menuju tempat pertemuan.

Perhelatan Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 PELITA

Regenerasi menjadi sangat penting dalam suatu kepengurusan dan proses keorganisasian yang harus dilaksanakan untuk memberikan  kesempatan bagi generasi muda.  Dengan tujuan agar bisa  berkarya  serta mengembangkan kreatifitas, kemudian diharapkan  dapat memberi  warna baru, semangat baru, dan motifasi baru.

Sambut Hari Santri Nasional: PCNU Gelar Halaqoh Kontra Radikalisme

16 Oktober 2015. Di waktu siang dengan terik mentari masih bersinar menyegat, tepat di ubun-ubun kepala, berduyun-duyun orang mendatangi Gedung PCNU, Sumber, Kabupaten Cirebon. Jarum jam menunjukkan pukul 13.45 WIB. Di gedung yang berkapasitas 200 orang tersebut, sedang mempersiapkan dan menyelenggarakan sebuah acara: “Halaqoh: Kontra Radikalisme di Cirebon.”

Memaknai Satu Muharram Untuk Perdamaian

Oleh: Ahmad Hadid* Memaknai satu muharram yang merupakan awal dari tahun Hijriah, mengingatkan kita kepada peristiwa hijrahnya rasul Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Perlu diketahui juga, peristiwa hijrah rasul bukan semata-mata berpindah tempat, melainkan… 

Singkil dan Media Kita

Oleh: Firdaus Mubarik Kekerasan pecah di Singkil, satu orang tewas dalam serangan terhadap gereja-gereja oleh kelompok Islam. Ini tak lama setelah kekerasan antar warga kristen dan islam terjadi di Tolikara, Papua. Saya selalu teratarik melihat… 

Pesan Perdamaian Dari Bilik Pesantren

Oleh: Imbi Muhammad* Tidak penting apapun agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukukan sesuatu yang baik untuk semua orang, Orang tidak akan tanya apa agamamu, – KH. Abdurrahman Wahid *** Pesantren telah membuktikan bahwa keragaman daerah,… 

Memaknai Toleransi

Oleh: Ust.  Ahmad Hadid* Memaknai toleransi adalah belajar memahami diri sendiri. Dengan toleransi, kita tahu bahwa ada batas-batas ego sebagai manusia yang mesti dijaga. Begitulah awal pemahamanku tentang toleransi setelah aktif di Organisasi Pelita Perdamaian.…