MEMAHAMI HUKUM ALLAH (3)
Penerjemah hanya mengira-ngira sesuai dengan pengetahuannya. Bisa sesuai dengan maksud penulis dan bisa juga tidak.
Penerjemah hanya mengira-ngira sesuai dengan pengetahuannya. Bisa sesuai dengan maksud penulis dan bisa juga tidak.
Tapi seperti apakah kata yang jelas dan tegas itu. Atau “Qath’i” itu?.Atau yang tidak bisa ditafsirkan ( uninterprerable) itu?.
Doc : Pelitaadmin Editor : Abdul Rosyid S.Ud Oleh : Hasyim Al- Habsyi Pelita Perdamaian – Indonesia adalah negara besar. Dengan luas 1,9 juta kilometer persegi, Indonesia menjadi salah satu negeri terluas di dunia.…
studi banding ini merupakan kunjungan balasan, karena sebelumnya IAINU Kebumen terlebih dahulu berkunjung ke ISIF Cirebon pada tahun 2016 lalu
Siapa yang tidak kenal R.A Kartini ?, saya kira semua orang Indonesia mengenal Kartini sebagai pahlawan emansipasi. Namun tidak banyak tahu Kartini dalam sisi lain terutama dalam pemikiranya tentang Tuhan dan Agama
Mereka yang terisolasi itu adalah individu yang cenderung tak menjadi anggota kelompok agama tertentu, dan kalaupun menjadi anggota, mereka cenderung percaya pada kebenaran perspektif mereka sendiri di atas yang lain.
Aku bilang : “Anda benar. Saya sepakat bahwa kita harus taat kepada Allah dan berhukum dengan hukum Allah. Semua orang yang beriman niscaya setuju dengan pernyataan itu. Tapi persoalannya tidaklah sesederhana itu. Bagaimana kita dapat…
oleh : KH. Husein Muhammad (Dewan Pembina pelita perdamaian) pelitaperdamaian.com – Sudah berhari-hari, suasana jiwa dan pikiran bangsa ini tampak begitu lelah dan berat. Karena harus terus melayani celoteh kebencian mereka yang tak berpikir dan…
Dalam pemikiran Aristoteles, kebahagiaan sejati mesti berasal dari batin yang telah dididik. Oleh karena itu pendidikan batin pun sebisa mungkin dimulai sejak dini