Lompat ke konten

Cirebon

Tasamuh

  • oleh

sumber foto : Daillysocial  Oleh  : Syafaat Mohamad* Pelita Perdamaian, tasamuh dalam Islam ghalibnya dipahami sebagai suatu keadaan harmonis secara fisik, mental, spiritual dan sosial. Berdamai dengan Tuhan lewat ketaatan, dan berdamai dengan sesama manusia dengan menghindari… 

Keberagaman Di Tanah Cirebon

Sumber Foto: www.youtube.com Oleh    : Cismanggali* Editor   : Dias Alauddin  Pelita Perdamaian, Cirebon daerah yang berada di wilayah pesisir tidak asing terdengar ditelinga bahkan mancanegara karena dikenal sebagai Kota Wali berarti tidak luput dari… 

Membendung Akar Radikalisme Kaum Muda

sumber foto : inspirasi.co Oleh : DEVIDA* Apa yang tersemat pada pikiran kita saat mendengar kata “Radikalisme”?, kata ini seolah menjadi angker, penuh dengan luka, ngeri, becek darah, bahkan tak patut di perbincangkan. Setidaknya Radikalisme… 

Pelita Perdamaian Wadah Belajar Toleransi

sumber foto : Okezone Oleh   : Paisios Johan T* Editor : Dias Alauddin Εις Ονομά του Πατρός και  τού Υιού και τού Αγίου  Πνεύματι(+) Cerita ini dimulai saat pertama kali saya mengikuti acara bulanan Pelita… 

Saling Ledak dan Silang Kutuk

Sumber foto : kabar7.com  Oleh   :  Ahonk Bae* Editor  : Dias Alauddin Meledak lagi, meledek lagi, mencaci lagi, mengutuk lagi dan tanpa kesudahan. Peristiwa peledakan 3 bom di 3 gereja di Surabaya, Minggu (13/5) bisa asumsikan… 

Belajar Etika Kemanusiaan dari Nabi Muhammad Saw

sumber foto : kepalan Oleh   : Fachrul Misbahudin* Editor  : Dias Alauddin  Islam memandang semua manusia sebagai ciptaan terhormat. Melarang kezaliman kepada siapapun, dengan segala latar belakang apapun yang berbeda dengan kita. Hal seperti itu… 

Memilih Takdir Dengan Konsepsi Al-Qur’an

sumber foto : IDN Times Oleh : Santoso Nashirudin*  PELITA PERDAMAIAN – Allah Swt telah mendefinisikan seluruh aktifitas kehidupan Rasulullah Saw, baik ucapan, perbuatan dan diam-nya (tanda kebolehan atau mubah) dengan firman-Nya: وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3)… 

Teroris Tak Lahir dari Agama

Munculnya pemahaman Islam yang radikal sebetulnya sudah mulai tampak sejak menjelang berakhirnya era Orde Baru. Mulanya ditandai dengan kemunculan kelompok tekstual-literal